Friday, 4 April 2014

"Ibu" Part I

Gue kira udah terlalu banyak ya puisi atau cerpen yang nggambarin sosok malaikat tanpa sayap ini..ya,itulah "ibu".tapi,ga bakal pernah cukup buat menghentikan tangan tiap orang buat muji dan berterima kasih sama ibu.boleh lah ya gue cerita sedikit tentang ibu dari kejadian teman gue,dan disini gue adalah orang ke-tiga sebagai pencerita karena mereka pernah curhat ke gue,semoga bermanfaat buat kalian.

Gue punya 2 temen dan mereka itu udah ber-sahabat sejak SMP-Siti dan Anggia namanya.kejadian ini terjadi di rumah temen gue si Anggia,Siti ga sengaja ngeliatnya lagi bertengkar sama ibunya.

"Aku udah muak diatur-atur.Aku udah gede,tau mana yang baik dan mana yang ga" ucap Anggia.

"Tapi,nak..."

"Suka-suka aku dong bu' mau ke mana dan berbuat apa aja. Aku udah bisa jaga diri"

Segera si Siti ngelerai pertengkaran tersebut walaupun dia ga tau apa masalahnya.

"Anggia! sadar kamu, itu ibu kamu! kata siti

"Masa bodoh!! kamu ga usah ikut campur!!"

"Bukannya aku mau ikut campur,yang namanya anak ngelawan orang tuanya itu perbuatan yg salah,sekalipun mungkin kamu yg bener"

Siti narik Anggia dan masuk ke kamar.

"Tunggu di sini" kata Siti

setelah ketemu sama ibunya dan ngomong baik-baik,siti balik ke kamar,kemudian coba ngedengerin apa isi hati Anggia,ada begitu banyak emosi,amarah,dan kesel yg Anggia tumpahin.Tapi yang siti tangkap itu hubungan Anggia sama wahyu ga direstuin.sementara menurut Anggia,ibunya terlalu berlebihan.

Hingga sampe pada satu titik Siti pengen nyeritain sosok ibunya ke Anggia.iya Ibu,mungkin beberapa orang manggil ibu dengan istilah yang lain,mama,emak,bunda,ina,mom,mimi,atau bundo.tapi,tapi si siti udah terbiasa manggil dengan sebutan Ibu.menurut gue pribadi juga ga penting apa panggilannya,tapi dia adalah sosok yang ga bisa tergantikan.

Siti cukup deket sama Anggia.tapi anggia ga cukup tau mengenai kehidupan keluarga si siti.Siti emang jarang sih membuka sisi kehidupannya,lebih sering menyimpannya,tapi saat itu adalah saat yang tepat buat menceritakannya.

"daripada aku nasihatin kamu,mending aku cerita tentang ibu ku"

"malas..." kata Anggia sambil nggerutu.

"dengerin aku dulu.tadi kamu udah panjang lebar,sekarang giliranku."

"hmmm"

TO BE CONTINUED.....

Sementara itu dulu ya kawan karena gue belum selesai nulis kelanjutannya,bakal gue tulis besok.semoga kalian penasaran... :D